Libra: Mata Uang Milik Facebook
Image by Admin from Minaesa

Libra: Mata Uang Milik Facebook

Perusahaan layanan jejaring sosial Facebook, Inc. dikabarkan akan meluncurkan mata uang digital milik mereka pada tahun 2020. Mata uang kripto (Cryptocurrency) mereka yang dinamakan Libra dan akan menjadi alat pertukaran atau transaksi pembayaran bagi para pengguna untuk berbelanja di merchant rekanan Facebook. Meski Libra yang berbasis blockchain menjadi pusat perhatian karena nama besar Facebook, namun Libra tetap menggandeng perusahaan-perusahaan ternama seperti Mastercard, Visa, Booking Holdings dan lainnya.

Apa Keunggulan Libra

  1. Nilai Yang Stabil
    Koin Libra adalah mata uang digital dengan dukungan melimpah yang membuat kita bisa mengkonversi nilai koin Libra menjadi mata uang Rupiah sesuai dengan nilai tukar yang ada.
  2. Regulasi Yang Jelas
    Seluruh transaksi Libra berbasis teknologi Blockchain. Teknologi ini hanya bisa dijalankan oleh Libra Association sebagai pihak yang berwenang untuk bertanggung jawab terhadap database.
  3. Asosiasi Terpercaya
    Libra Association yang berbasis di Jenewa, Swiss, adalah sebuah nirlaba independen yang terdiri dari 28 perusahaan yang memiliki hak pengambilan keputusan terhadap Libra. Tentu anda mengenal perusahaan-perusahaan besar seperti Mastercard, Visa, PayPal, Vodafone, bahkan Spotify. Mereka adalah beberapa perusahaan yang menjadi anggota Libra Association. Facebook sendiri juga menjadi anggota Libra Association lewat pembentukan Calibra (dompet digital)
  4. Dompet Digital
    Facebook akan membuat Calibra sebagai alat transaksi pembayaran untuk semua aplikasi milik mereka termasuk Messenger, Whatsapp dan Instagram. Para pengguna dapat menggunakan bank lokal untuk memindahkan saldo mereka ke dompet digital mereka yang tersinkronisasi dengan semua aplikasi milik Facebook.
  5. Keamanan Pengguna Dan Jaminan Privasi
    Setiap pengguna dompet digital Calibra harus melalui proses yang disebut “know your customer”. Ini adalah proses identifikasi dan verifikasi untuk pengguna untuk mencegah kejahatan termasuk pencurian data pengguna. Untuk menggunakan Calibra pengguna diwajibkan menyerahkan identitas resmi dari pemerintah agar Calibra dapat mensinkronisasi dengan data Facebook, Messenger, WhatsApp dan Instragram. Jangan khawatir dengan data pribadi anda, karena identitas anda hanya akan dibagikan ke pihak ketiga ketika ada persetujuan dari pengguna lewat aplikasi. Untuk saat ini Facebook berkomitmen untuk tidak menggunakan data Calibra dalam sistem periklanan mereka, tapi kita tidak tahu penggunaan database di masa yang akan datang.

Saat ini Calibra memiliki sekitar 100 karyawan dan berbasis di Menlo Park, California yang sekaligus markas Facebook, serta di Tel-Aviv, Israel, tetap mendapatkan penolakan meski memiliki sistem keamanan yang mumpuni.

Seperti yang kita ketahui bahwa penggunaan mata uang digital tentu sangat mengancam penggunaan uang konvensional yang dijamin oleh negara. Banyak praktisi ekonomi yang memberi masukan seperti Christine Legarde, Direktur Pelaksana IMF mengatakan “Jangan sampai inovasi merusak sistem ekonomi dan mengganggu stabilitas yang sudah ada”. Selain itu cryptocurrency juga rentan mengalami peretasan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, seperti yang dialami bursa Coincheck pada awal tahun 2018 lalu yang diretas dan mengalami kerugian hingga US$ 534 Juta. Senator Partai Demokrat Amerika Serikat, Sherrod Brown sangat skeptis dengan kehadiran Libra. “Kami tidak akan membiarkan Facebook menjalankan cryptocurrency yang beresiko keluar masuknya dana dari rekening bank Swiss tanpa pengawasan” tegasnya. Mark Warners yang juga adalah senator mengungkit salah satu kesalahan lama facebook yang gagal dalam menjaga data pribadi para penggunanya.

Leave a Reply

Close Menu