Film Joker (2019) Versi Terbaik Si Badut Kriminal
Image by Admin from Minaesa

Film Joker (2019) Versi Terbaik Si Badut Kriminal

Siapa yang tidak kenal Joker? Sebuah karakter fiksi fenomenal yang ditemui pada cerita Batman yang dibuat oleh DC Comics. Kebanyakan orangpun lebih mengidolakan Joker yang karismatik dan menghibur daripada Batman yang terlalu cool sebagai pembela kebenaran.

Bagi sebagian orang karakter Batman hanyalah seperti panggung, dan Joker adalah penyanyi utamanya yang mereka nanti-nantikan untuk sebuah pertunjukan. Joker menurut penggemarnya bukan sekedar penjahat, namun adalah seniman yang memberikan warna tersendiri dalam setiap kesempatan.

Setelah karakter tersebut sukses di film The Dark Knight (2008) dan mengantarkan pemeran utamanya Heath Ledger meraih piala Oscar. Para penggemar tampaknya kurang puas dengan Jared Leto yang memerankan Joker di Suicide Squad (2016), yang akhirnya berimbas pada rating film tersebut secara langsung.

Pada tahun 2019 karakter Joker coba diangkat kembali oleh sutradara Todd Phillips, dan kali ini Joker diperankan oleh aktor Joaquin Phoenix. Tentu wajar para penonton akan membandingkan dengan Joker versi Heath Ledger atau Jack Nicholson yang juga luar biasa di film Batman (1989) meski tak mendapat penghargaan. Tapi mari lupakan sejenak dua nama terakhir karena di film-film tersebut Joker bukanlah tokoh utama. Dan untuk kali ini Joker mendapatkan film khusus sebagai tokoh utama yang akan menceritakan latar belakangnya yang menyedihkan.

Sebagai pemeran utama Joaquin Phoenix mampu memberikan akting yang berpengaruh dan luar biasa mendalam dari segi emosional. Bahkan untuk pendalaman karakter di Joker (2019) lebih dari yang dilihat di film The Dark Knight (2008) yang mempertegas bahwa Joker sebagai The Clown Prince of Crime berdasarkan cerita di komik aslinya.

Joker Put On A Happy Face
Image by Admin from Minaesa

Joker versi Joaquin Phoenix adalah seseorang yang memiliki kepribadian monster yang ia pendam sekuat mungkin agar tidak merugikan dirinya dan orang lain. Meski akhirnya sisi gelapnya justru lebih dominan karena memang itulah jati dirinya sebagai seorang yang penuh masalah dan penolakkan. Kalau anda menonton film ini, bisa dilihat sendiri bagaimana Joker justru lebih banyak melawan dirinya sendiri untuk meredam perilaku psikopat agar tidak mengendalikan dirinya.

Para kritikus film juga beranggapan bahwa Joaquin Phoenix berhasil memerankan karakter Joker, menurut latar belakang dirinya yang mengalami perlakuan buruk dalam kehidupan sosialnya.

Bagi penggemar serial Batman pasti menganggap bahwa sutradara Todd Phillips berusaha mengeluarkan karakter Joker dalam komik Batman: The Killing Joke, yang merupakan salah satu seri terlaris. Hal tersebut dibantah langsung sang sutradara dengan mengatakan “Joker versi kami tidak berdasarkan serial komik apapun yang bisa mengecewakan penggemar. Kami menulis latar belakang Joker dan setiap momen dengan versi yang berbeda.” kata Todd Phillips.

Kisah film ini berawal dari kehidupan seorang pria yakni Arthur Fleck (Joker) yang adalah seorang komedian (stand up) yang gagal. Pria menyedihkan ini akhirnya masuk ke dalam dunia kriminal di kota Gotham sekitar tahun 80an. Arthur Fleck juga sangat mencintai ibunya (Frances Conroy) yang sakit dan merawatnya sehingga butuh biaya. Dari situlah monster yang dikenal sebagai Joker mulai keluar dari jati diri Arthur Fleck.

Ada hal menarik perhatian dalam film ini, yakni lagu “Smile” karya Charlie Chaplin yang dapat kita dengar dengan aransemen yang megah nan kelam. Tentu ini adalah salah satu bagian penting yang tak boleh dianggap remeh, karena musik dapat membawa penonton hanyut dalam cerita secara emosional agar memahami keadaan yang dialami dari Arthur Fleck Joker.

Film Joker (2019) sangat layak ditonton bagi para penggemar atau pengagum karakter Joker, dan tidak akan kecewa karena ini karakter Joker versi terbaik menurut penulis. Bahkan film ini direkomendasikan bagi siapapun yang menyukai film bergenre crime, drama dan thriller, karena dijamin tidak akan menghabiskan uang anda dengan percuma dan tidak akan mengecewakan.

Tapi ingat jangan bawa anak kecil untuk nonton film Joker (2019), karena khusus untuk orang dewasa saja.

This Post Has One Comment

  1. joker is the best

Leave a Reply

Close Menu