Baia: Kota Dosa Yang Hilang
Image by Admin from Minaesa

Baia: Kota Dosa Yang Hilang

Mungkin anda pernah mendengar Pompeii yang adalah sebuah kota yang megah namun luluh lantah karena disebabkan kejahatan yang dibuat penduduknya. Kota ini ada dan nyata karena sisa-sisa peradabannya masih ada hingga saat ini dan menjadi bukti. Sama seperti Pompeii yakni Baia yang juga adalah sebuah kota yang sarat dosa kemudian hancur dan menjadi sejarah.

Baia bukan sekedar kota namun surga bagi siapa saja yang menginginkan kenikmatan duniawi. Para penduduk terkenal dengan gaya hidup yang hedonis, dan merupakan tujuan bagi para kaum terkemuka dan konglomerat untuk mencari kesenangan atau bahkan sekedar untuk menghambur-hamburkan uang. Pesta pora adalah hal yang lazim sepanjang hari, sehingga banyak hiburan yang bisa didapatkan seperti pertunjukan, judi dan seks bebas.

Dengan segudang kejahatan yang dilakukan oleh kota tersebut, tidak berlebihan jika disebut sebagai kota dosa. Bahkan setelah Julius Caesar meninggal pada tahun 44 SM, ada rumor yang mengatakan Cleopatra pernah lari dan singgah ke kota Baia.

Kota ini juga pernah beberapa kali diserang oleh pasukan asing mulai dari pasukan barbar hingga pasukan muslim yang dipimpin oleh Salahudin, dan kemudian kota ini hancur karena adanya bencana vulkanik dan akhirnya tenggelam di dasar laut dengan banyak penduduknya yang tak berhasil menyelamatkan diri. Setelah terjadinya bencana vulkanik, masih ada juga penduduk yang masih hidup. Tapi kemudian terjadi lagi bencana yakni meletusnya gunung Vesivius yang membinasakan kota Baia dan penduduknya, meskipun masih ada sisa puing-puing peradaban kota Baia hingga saat ini.

Sisa peradaban yang masih ada sekarang menjadi saksi akan sejarah kota Baia, bahkan pemerintah Italia merawatnya sebagai situs kebudayaan yang dijaga. Banyak penelitian yang dilakukan di wilayah ini, dan bukan hanya penelitian tapi kunjungan wisatawan yang cukup banyak meski harus mendapatkan izin dari pemerintah setempat.

Leave a Reply

Close Menu